Jomblo Sehat (hehehe)

Hari gini jomblo? sama donk… 🙂 tapi bukan berarti malam minggu jadi kelabu, terus bikin status depresi, pingin bunuh diri, apalagi pake ngancam makan racun nasi goreng ikan asin, ayam goreng metega, kepiting saos padang, udang asam manis… lah kok enak-enak makananya? 😀

*effect kelaparan tengah malam*

Sedikit berbagi tips ala Masbro yang ganteng, imut, baik hati, suka menolong, dan tidak lupa rajin menabung.. juga tidak sopan ( kumat narsisnya ) hehe…

Pernah ga merasa sebel, marah, frustasi, pengen gantung diri di pohon cabe, jeduk-jedukin kepala ke kasur, ketika lagi jalan-jalan di mall atau di taman, atau di pantai, atau dimana aja dech? pernah ga?

hah? ga pernah? masa?

Aku juga ga pernah sich. Tapi temen aku pernah. Aku merasa iba dan penuh belas kasihan, sebagai sahabat yang baik saya selalu menasehati,
” Sudahlah Sob, biar mereka hidup damai, bahagia, dan sentosa. Ga perlu iri, cemburu, atau dengki. Berdoa aja, minimal ada angkot nyerempet mereka…” Wedeziiggttssss!!! (doanya kok jelek bgt!!! DONT TRY THIS AT HOME lho!! AWAS!!!)

Kawan satu ini, aku kategorikan sebagai JODAT (baca : Jomblo Tidak Sehat), dan beberapa Tips biar ga masuk dalam golongan agak rabies ini….

1.Mencari Kesibukan.
————————-
Kawan, kamu harus sibuk.
Kadangkala kesibukan bisa menjadi tolak ukur bahwa kamu tidak meratapi ke-jomblo-an kamu.
Coba kalau nganggur, seringnya meratapi nasib, mengiingat-ingat masa lalu dengan sang mantan, bisa jadi menyalahkan pihak ketiga yang sudah menghancurkan hubungan kamu dengan mantan, dan bikin puisi bahwa hidupmu merana, sampai merasa tidak bisa hidup tanpa kekasih. Paling parah sampai metik bunga tetangga, sambil mencabuti mahkotanya,
“she loves me, she loves me not, she loves me, she love me not…”.

Kamu sangat JODAT sekali kawan.
Tapi juga jangan asal sibuk, bisa jadi seperti ini:

Contoh kasus
kamu : *sedang sibuk*
Tetangga: woii.. ngapain diangkat-angkat?
kamu : Ga liat, kalao lagi sibuk? *tanpa ekspresi*
tetangga: Iya tapi itu jemuranku yang kamu angkatin!
kamu : . . .
warga : *gebukin rame-rame*

2.Nongkrong dengan teman-teman.
—————————————-
Salah dua dari tolak ukur jomblo bahagia adalah memiliki banyak teman.
Kamu bisa ngobrol dari a-z, ketawa-ketiwi dengan joke teman-teman, seru-seruan melakukan hal gila bersama.
Intinya bersama teman, serasa jomblo is nothing dech.
Jangan sampai jadi JODAT yang sedikit teman, sampai-sampai cicak aja diajak ngomong, sekali lagi meratapi nasib, dengerin lagu-lagu tema patah hati. Paling parah sampai metik bunga tetangga, sambil mencabuti mahkotanya,
“she loves me, she loves me not, she loves me, she love me not…”.
Kamu sangat JODAT sekali kawan.
( serasa dejavu, kayanya udah pernah aku tulis).
Tapi pilih-pilihlah teman nongkrong kamu, jangan sampai kejadian seperti ini…

Contoh kasus
Kamu : Bim, seru ya film tadi. gua banget ga sih filmnya?
Bima : Ndak juga. Say, mau makan apa habis ini?
*sambil gandeng pacarnya*
Kamu : Din, adegan berantem tadi paling seru ya?
Udin : Iya. Cin, kita mampir apotik dulu ya, ada yang mau aku beli.
*sambil senyum genit ke pacarnya*
Kamu : Yud. Tau ga, tokoh utamanya tadi itu ternyata psyco?
Yudi : Taulah. Mita tayankkk… kamu cantik banget sich malam ini.
*sambil memeluk mesra pacarnya*
Bima, Udin, dan Yudi ngacir bersama pacarnya masing-masing.
Sedang kamu… memble…

Tau kan maksud aku?

3.Tersenyumlah setiap teringgat kalau kamu jomblo.
————————————————————
Ini kunci paling utama, tersenyum.
Tersenyumlah dimanapun berada, apalagi ketika anda teringgat kalau kamu seorang jomblo. Berjalanlah riang gembira, seperti anak kelinci melompat-lompat, dan tersenyumlah.
Tunjukan pada setiap orang bahwa kamu jomblo yang bahagia, jangan kuda diajak senyum.
Justru itu menunjukan kamu JODAT sekali kawan.
Tersenyumlah dengan ikhlas, perlihatkan keceriaan diwajah kamu.
Tapi jangan asal senyum juga, sampai kejadian seperti ini….

Contoh kasus
Kamu : *senyum manis nan imut* 🙂
Orang lain : Woii… Ngapain senyum-senyum ama pacar gua!! Belum pernah ngerasain sandal gua masuk ke mulut Lu?!!
Kamu : *pura-pura kena ayan*

4.Jangan asal komentar, ketika melihat pasangan kekasih.
——————————————————————
Jangan sekali-kali kamu berkomentar ketika melihat sepasang kekasih sedang berpacaran, sekali lagi JANGAN kawan.
Itu menunjukan anda seorang JODAT sejati.
Biarkan mereka hidup damai kawan, Ga perlu iri, cemburu, atau dengki.
Berdoa aja, minimal ada angkot nyerempet mereka.
(serasa dejavu lagi, sepertinya sudah pernah aku tulis)
Berhati-hatilah, karena bisa saja akan terjadi seperti ini…

Contoh kasus
Kamu : Bro, coba lu liat! Liat itu pasangan yang di ujung itu..
Brono : Apaan?
Kamu : Lu liat dech, cewenya cakep banget kaya Sandra Dewi. Cowonya masyaampunnn… Kaya ubur-ubur..
Brono : Hah?
Kamu : Dunia memang ga adil ya Bro. Cewenya udah buta apa ya? Pasti kalau ga matre tuch cewe, pasti dipelet. Iya, kan Bro? *tiba-tiba ubur-ubur nyamperin* Ubur-ubur: Brono, ngapain disini?
Brono : Iya kak, lagi nongkrong. Kakak lagi ngapain?
Ubur-ubur: Tuch, nemeni mama belanja, sekalian nganter kakak iparmu ke salon. Hehe… *tiba-tiba kamu ngacir pergi dan ga bayar minum pula*

5.Carilah pasangan hidupmu.
———————————
Jodoh itu ditangan kamu, kalau kamu cuma berdiam diri di kamar, meratapi nasib, ga mau bergaul dengan teman-teman, ya dipastikan tidak mungkin bertemu jodohmu.
Jangan kawan, jangan bersedih, masih banyak jomblo-jomblo miskin kasih sayang, dan terlantar yang membutuhkan kamu. Memang menjadi single itu pilihan, sedang jomblo itu nasib.
Jadi kawan jika kamu tidak mau dibilang nasib, carilah pasangan hidupmu (jodoh halal maksudnya Sob).

Lima tips yang sangat logic bukan?
ini butuh pemikiran seorang yang cerdas dan rendah hati. Semoga ini bisa membantu kamu keluar dari zona JODAT.

Jadilah jomblo sehat kawan…(MB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s