Learn To Forgive and Forget

Ada sebuah cerita mengenai dua orang sahabat yang berjalan melalui gurun
pasir.
Pada suatu kali dalam perjalanan itu, mereka bertengkar,dan salah seorang
dari mereka menampar pipi yang lain.

Orang yang mendapat tamparan terluka hatinya, tapi dengan tanpa
mengatakan sepatah kata pun, ia menulis di pasir: “HARI INI TEMAN BAIKKU
MENAMPAR PIPIKU”.

Mereka melanjutkan perjalanan sampai menemukan sebuah oasis, dimana
mereka memutuskan untuk mandi di sana. Waktu itu orang yang menerima
tamparan dan sakit hatinya, tenggelam dan temannya berhasil
menyelamatkannya. Setelah pulih dari rasa takutnya, ia menulis di sebuah
batu: “HARI INI TEMAN BAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU”.

Teman yang telah menampar dan menyelamatkan sahabatnya, bertanya,”Mengapa
setelah saya menyakitimu kamu menulis di pasir, dan sekarang kamu menulis
di batu?”

Yang ditanya tersenyum dan menjawab: “Saat seorang teman menyakiti kita,
kita harus menuliskannya di pasir, dimana angin maaf akan bertugas
menghapusnya, dan saat sesuatu yang hebat terjadi, kita harus memahatnya
di batu kenangan di hati, dimana tidak ada angin yang dapat menghapusnya.”

Belajarlah untuk menulis di pasir.
( Abi Daniel Lee/ 16Mei 2011)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s